Banyak penjual kaget saat tahu dana yang masuk sedikit lebih kecil dari harga jual. Itu karena setiap transaksi QRIS dikenai biaya layanan (dikenal sebagai MDR). Memahaminya penting agar penetapan hargamu tidak buntung.

Apa itu MDR

MDR (Merchant Discount Rate) adalah potongan yang dikenakan atas transaksi non-tunai, termasuk QRIS. Besarannya berupa persentase dari nilai transaksi (kadang plus biaya tetap kecil), dan dapat berbeda menurut kategori merchant serta kebijakan yang berlaku.

Kenapa ada biaya ini

Biaya menutup ekosistem pembayaran: pemrosesan, keamanan, penyelesaian dana antar-bank, dan pencegahan fraud. Sebagai gantinya, kamu menerima pembayaran cepat, tercatat, dan mudah diverifikasi — jauh lebih praktis daripada transfer manual.

Cara menghitung dampaknya

Prinsipnya sederhana: dana diterima = harga transaksi − biaya. Kalau biaya berupa persentase, makin besar nominal makin besar potongannya. Beberapa skema juga menerapkan tarif berbeda pada rentang nominal tertentu.

Yang perlu kamu lakukan: ketahui besaran biaya yang berlaku di layananmu, lalu masukkan ke perhitungan harga.

Menetapkan harga agar tetap untung

Dua pendekatan umum:

  1. Serap biaya — harga tetap "bulat", kamu menanggung potongan. Sederhana bagi pembeli.
  2. Bebankan ke pembeli — tampilkan "biaya layanan" di atas harga agar kamu menerima harga utuh. Transparan dan menjaga margin.

Pilih yang sesuai positioning tokomu. Yang penting: jangan lupa memperhitungkan biaya sejak awal, bukan setelah terlanjur jualan murah.

Tips praktis

  • Bandingkan biaya sebelum memilih penyedia/metode.
  • Untuk produk margin tipis, pertimbangkan membebankan biaya ke pembeli.
  • Selalu cek "dana diterima" aktual, bukan cuma harga jual. Ini juga membantu menghitung untung.

Kesimpulan

Biaya QRIS itu wajar dan sepadan dengan kemudahannya. Yang membedakan penjual untung dan buntung adalah memasukkan biaya ke perhitungan harga sejak awal.

Ingin biaya pembayaran transparan sejak awal? Coba TokoTelegram gratis.